Jepang,,poenYaa

Seperti halnya Indonesia, Jepang juga memiliki budaya, seni dan tradisi yang sangat banyak dan beragam. Jadi pada bagian ini saya hanya akan mencoba menuliskan budaya yang sudah umum dan dikenal secara luas khususnya oleh masyarakat negara luar. Beberapa diantaranya yang layak untuk ditulis adalah sebagai berikut :

K i m o n o
--------------------
Ki dan Mono
Kimono berasal dari kata ki yang berarti pakai dan mono berarti barang jadi kimono berarti barang yang dipakai atau dikenakan yaitu pakaian. Kimono yang sekarang dikenal sebagai pakaian tradisional Jepang sebenarnya adalah pakaian sehari hari masyarakat Jepang jaman dulu.
Namun selama ini kadang kimono dianggap sebagai pakaian wanita seperti halnya kebaya dalam budaya Jawa. Anggapan yang tidak tepat tentu saja karena kimono juga ada dua macam yaitu untuk pria dan wanita yang tentu saja dengan bentuk yang berbeda.
Kimono untuk pria biasanya sangat sederhana baik dalam design dan juga warna gelap yang biasanya berwarna gelap seperti hijau tua, coklat tua, biru tua atau hitam. Jenisnya hanya ada dua saja yaitu formal dan non formal.
Kimono untuk wanita dikenal ada beberapa jenis menunjukkan umur pemakai, status perkawinan, dan tingkat formalitas dari acara yang dihadiri. Kemudian kimono wanita mempunyai warna aksesoris dan design yang beragam. Hal yang sudah bisa dimaklumi tentu saja.
Kendō dan Judō
--------------------
Jalan
Kendō adalah olah raga bermain pedang bambu sedangkan Judō pasti sudah Anda tahu artinya nama dari olahraga bela diri dari Jepang. Kata yang terdapat pada akhiran kedua kata diatas mempunyai arti yang sama yaitu jalan dan kalau ditulis dengan huruf kanji mempunyai lambang jalan.
Kalau kita perhatikan lebih jauh ternyata orang Jepang sangat suka memakai kata ini terutama untuk istilah yang berhubungan dengan olah pikiran. Upacara minum teh atau Chadō juga memakai huruf kanji yang sama pada akhiran katanya. Huruf kanji Dōjuga kadang di baca Tō seperti kata Shintō yang artinya sama saja yaitu jalan





Kuku - Menghafal Tabel Perkalian

  Pernahkah Anda mendengar tentang "Kuku"? "Kuku" adalah metode Jepang untuk menghafal tabel perkalian dengan menggunakan nyanyian berirama.. siswa Jepang seharusnya belajar "Kuku" oleh jantung di kelas kedua.  Misalnya, "dua kali tiga sama dengan enam" dikatakan sebagai, "Ni-san-ga-roku," yang merujuk kepada "dua-tiga-enam".. Coba dengarkan beberapa contoh "Kuku" .Sama seperti namanya, "Kuku" berjalan sepanjang jalan untuk "ku-ku-hachijuuichi (9 x 9 = 81)".. Frase-frase pendek dan ritme Kuku yang membuatnya lebih mudah untuk menghafal. . Sebagian besar orang Jepang menghafal dan menggunakannya untuk sisa hidup mereka.  Apakah Anda memiliki sesuatu seperti "Kuku" di negara Anda?




Serba serbi makanan Jepang
Dulu, beberapa belas tahun yang lalu, kalau mendengar kata "Masakan Jepang" image saya pasti terbayang pada makanan yang serba mentah. Perut langsung mual membayangkan bau amis pasar ikan. Namun setelah mengenal lebih dekat dan melihatnya secara langsung, ternyata image miring tentang makanan mentah ini harus direvisi ulang. Banyak info lain yang sepertinya harus ditambahkan yang sebelumnya kurang lengkap saya ketahui.
Mentah berarti segar
Untuk masalah kesegaran bahan makanan sepertinya adalah hal yang mutlak diperlukan. Mereka tidak mengenal bumbu bumbuan, jadi enaknya sebuah masakan sangat ditentukan oleh kesegaran bahan dasarnya. Segar kadang identik dengan kata mentah. Sushi atau sashimi adalah salah satu contohnya. Ikan yang segar tidak akan berbau, jadi kalau sudah berbau amis berarti sudah tidak bisa disebut segar jadi harus dimasak, dipanaskan atau dipanggang. Tentu saja sangat membingungkan, bukankah semua ikan berarti amis ? Mungkin Anda juga bingung ?
Demikian juga dengan telor. Makanan seperti Sukiyaki dihidangkan bersama sebutir telor mentah. Tentu saja telor sangat berbahaya kalau dimakan mentah. Mereka sudah memiliki memiliki sejarah yang sangat penjang berurusan dengan makanan mentah semacam ini jadi sangat paham untuk menghindarinya.
Telor yang dipakai pada masakan Sukiyaki ini umumnya adalah telor "khusus" jadi sedikit berbeda dengan telor yang umumnya. Secara umum, semua makanan tidak terkecuali telor sekalipun memiliki tanggal kedaluwarsa jadi khusus untuk telor yang akan dimakan mentah tentu saja memiliki aturannya yang lebih ketat lagi.
Daging juga dimakan mentah ?
Jawaban umumnya adalah tidak bisa. Daging tidak sama dengan ikan, jadi walau batapun segarnya adalah sangat berbahaya kalau dimakan mentah. Penyakit pada daging bisa masuk dengan mudah pada diri manusia yang memakannya. Namun walaupun begitu daging mentang bukannya tidak dikonsumsi sama sekali. Pada rumah makan tertentu kadang kita bisa menjumpai daging sapi yang dihidangkan mentah. Namun yang jelas bagian yang hanya terbatas pada bagian tubuh tertentu saja yang bisa dimanfaatkan.
Daging lain yang juga bisa dimakan mentah (hanya pada bagian tubuh tertentu) adalah daging ayam dan daging kuda. Daging yang saya sebutkan terakhir hanya bisa ditemukan di daerah tertentu saja jadi sama sekali bukan termasuk makanan umum. Daging Ayam mentah juga jarang ditemukan jadi hanya pada warung tertentu saja. Khusus untuk daging babi, pada bagian manapun sama sekali tidak bisa dimakan mentah.
Dimasak tanpa minyak
Bagi kebanyakan orang Jepang, makanan bukan cuma urusan perut dan lidah semata namun juga tanpa melupakan unsur estetika, kesehatan atau bahkan unsur hiburan (enterteint). Unsur estetika ditunjukkan dengan penataan dan mendekorasi makanan yang hendak disajikan seindah dan semenarik mungkin. Ini adalah bagian tugas dasri seorang Food Coordinator. Pentingnya memilik peralatan ataupun keramik yang tepat melahirkan seni keramik yang sangat tinggi. Kemudian dari segi kesehatan tercermin dari minimnya penggunaan minyak goreng pada hampir setiap masakannya. Kecuali untuk masakan sejenis tempura dan keloke, hampir sebagian besar masakan mereka diolah tanpa menggunakan setetes minyak sama sekali.
Daging sapi seharga 1 juta
Makanan Jepang (kebanyakan) sangat simple dalam arti tidak memerlukan banyak olahan,campuran berbagai macam bumbu dan sejenisnya. Jadi kenikmatan suatu makanan semacam ini sangat ditentukan oleh kesegaran dan kualitas bahannya. Jadi tidak berlebihan kalau saya katakan proses memasak itu sendiri sebetulnya sudah dimulai saat sayuran itu ditanam sehingga menghasilkan mutu sayuran yang prima.
Demikian juga dengan peternakan. Daging sapi dalam negeri yang disebut dengan Wagyu terkenal karena kelezatan. Tentu saja harganya sangat mahal bahkan mungkin tidak masuk akal bagi sebagian orang. Harga standar untuk daging sapi Jepang adalah 800 yen per gram yang kalau dirupiahkan adalah 80.000 rupiah per gram. Hah ? perkilo kali ? Ah, itu belum seberapa. Harga yang lebih mahal masih banyak tergantung merek daging, bagian tubung tertentu atau dari peternakan mana daging itu dihasilkan. Beberapa kali saya pernah melihat menu makanan yang terdiri dari beberapa potong daging sapi seharga 1 juta rupiah. Entah seperti apa rasanya.
Jadi seseorang yang berencana untuk makan di warung yang khusus menyediakan menu Yakiniku (sapi panggang), minimal harus menyiapkan uang sekitar 300.000 rupiah untuk satu orang atau 1 juta untuk satu keluarga. Harga sejumlah itu sepertinya sudah sangat standard.

Ikan air tawar bisa dimakan ?
Awalnya saya sempat kaget ketika menjumpumpai banyak banyaknya besar berenang dengan bebasnya di hampir semua sungai atau kolam yang saya temui di negara tersebut. Beberapa diantaranya tampak kesulitan untuk bergerak karena saking besarnya. Apakah tidak ada orang yang menangkapnya dan menjadikannya sebagai lauk pauk ? Jawabannya adalah hampir tidak ada.
Hal ini disebabkan karena umumnya orang Jepang sangat pemilih dengan makanan dan cendrung hanya mengkonsumsi ikan air laut saja dan hanya beberapa jenis tertentu dari ikan air tawar yang dikonsumsi. Ikan yang dipilih umumnya adalah ikan yang hidup di air jernih. Jadi lele atau ikan karper tentu tidak termasuk di dalamnya kecuali untuk beberapa daerah tertentu saja. Kadang saya juga menemukan segerombolan bebek liar yang berenang bebas tanpa ada rasa khawatir akan disate.
Belut
Belut adalah makanan yang sangat favorit di negara itu. Dagingnya selain enak juga dipercaya bagus untuk menjaga stamina. Harganya ? Tentu saja sangat mahal sehingga umumnya hanya dimakan pada kesempatan tertentu saja. Sedikit berbeda dengan belut sawah yang berukuran kecil dan hidup di dalam lumpur, belut yang dimaksud disini adalah belut besar berukuran setengah meter yang umumnya hidup di sungai atau kolam berair bersih. Disamping belut air tawar juga ada belut air laut.
Kambing
Daging kambing hanya umum dikonsumsi oleh penduduk Okinawa, di daerah selatan dari negara tersebut sedangkan daerah lain hampir tidak dijumpai. Jadi bagi Anda penggemar sate kambing, harus melupakan sejenak untuk menyantap makanan kegemaran Anda.
Ikan paus dan lumba lumba
Dari info yang pernah saya baca, ada daerah tertentu di Jepang yang pada bulan bulan tertentu mengkonsumsi ikan lumba lumba. Namun sepertinya kebiasaan ini bukanlah hal yang umum dijumpai. Sedangkan tentang ikan paus, mereka mempunyai sejarah yang panjang sebagai pengkonsumsi utama ikan besar ini. Saat ini makanan kegemaran jaman sejak purba ini sudah menjadi sangat eksxlusif dan sangat tidak mudah untuk ditemukan.
Tukang masak berlisensi
Jepang adalah negara kepulauan yang sangat kaya dengan berbagai jenis ikan. Hampir semua jenis ikan air laut mereka konsumsi tidak terkecuali untuk jenis ikan yang sangat beracun seperti ikan fugu misalnya. Beberapa jam setelah mengkonsumsi ikan maut ini, korban akan merasakan diri melayang karena saking enaknya sebelum akhirnya tewas.
Walaupun berpotensi nyawa melayang, warung atau restoran yang menghidangkan masakan ikan berharga mahal, enak namun beracun ini tetap ramai dikunjungi. Tentu saja tukang masaknya harus bersertifikat khusus yang akhli dibidangnya..
Dimasak tanpa Bumbu
Masakan Jepang tidak mengenal bumbu seperti yang umum kita pergunakan. Jadi praktis semua masakan mereka diolah tanpa "apa adanya". Hal inilah yang mungkin menyebabkan daging kambing atau bebek tidak populer di negara tersebut. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya kalau daging kambing direbus tanpa bumbu.
Sebagai gantinya mereka mengenal Syouyu semacam kecap asin namun dengan berbagai cita rasa. Selanjutnya ada juga souce (so-su) yang pasti sudah Anda ketahui. Namun yang paling utama sebagai pencipta rasa enak dalam masakan Jepang adalah kualitas dan kesegaran bahan bakunya.

Masak tanpa bumbu, bagaimana caranya ?
Bagi orang Indonesia yang menetap di Jepang, pada awalnya pasti akan kesulitan untuk membuat masakan sendiri. Yeah, kesulitan terbesar pertama adalah menyiapkan bahan atau bumbunya. Hampir semua bumbu yang kita perlukan tidak tumbuh di negara subtropis tersebut maka nyaris semua bahan yang kita perlukan tidak tersedia di pasaran.
Cabai hanya bisa tumbuh pada musim panas yang hanya berlangsung 4 bulan saja. Namun hal itu bukan berarti pada saat musim panas cabe mudah ditemukan, tetap saja sama susahnya kecuali kalau kita menanamnya sendiri dalam pot dan menaruhnya di teras rumah. Kunyit tumbuh subur dibagian selatan negara tersebut namun masalahnya harganya sangat mahal karena tidak umum dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Bawang merah mungkin bisa diganti dengan bawang bombay, namun harapan untuk mendapatkan kencur, kemiri, galagal, kelapa parut atau bahkan terasi harus dibuang jauh jauh. Jadi praktis hanya bawang putih dan jahe saja yang tersedia.
Bumbu instan adalah jawabannya. Bumbu ini bisa dibeli di toko online yang khusus menjual produk makanan import dari Indonesia. Harganya tentu saja tidak murah. Namun kesulitan belum selesai. Untuk masakan sederhana seperti nasi goreng misalnya harus menggunakan beras yang asli bukan beras Jepang yang lebih layak disebut ketan. Alternatif terbaik adalah menggunakan beras Thailand yang berharga mahal tersebut.
Alternatif yang lebih murah adalah menggunakan bumbu kering seperti yang mudah bisa ditemukan pada masakan India. Tentu saja rasanya akan sedikit berubah menjadi masakan Indonesia ala India.

Mahalnya harga beras di Jepang
Secara umum harga barang apapun yang memiliki label Lokal (Jepang) umumnya lebih mahal daripada barang import tidak terkecuali untuk produk pertanian dan peternakan. Untuk memenuhi kebutuhan pangan, setiap hari ribuan ton bahan makanan ini didatangkan dari negara lain.
Khusus untuk beras adalah perkecualian. Sayur, daging dan juga buah buahan boleh jadi mereka sangat tergantung pada barang import namun khusus untuk beras mereka bertekad untuk mandiri dan swasembada. Semua produk import untuk beras dikenakan pajak bea masuk yang sangat tinggi sehingga harganya menjadi mahal dan tidak kompetitif lagi. Dengan harga yang mahalpun sebisa mungkin mereka memilih untuk menkonsumsi produk negara sendiri, apalagi kalau kebalikannya jelas tidak akan ada orang yang membelinya.
Saya membayangkan kalau seandainya terjadi kondisi luarbiasa seperti perang, embargo pangan atau sejenisnya, sepertinya masyarakat Jepang tetap akan bisa hidup karena setidaknya mereka masih memiliki cadangan makanan berupa beras.




kaTa - Kata jepang
Halo.
こんにちは。 Konnichiwa.こんにちは. Konnichiwa. ( kon-nee-chee-WAH ) (Kon-nee-chi-WAH)
 
How are you? Bagaimana Anda?
 
お元気ですか。 O-genki desu ka?お 元気 です か ka O-Genki. Desu? ( oh-GEN-kee dess-KAH? ) (Oh-GEN-Kee Dessa-Kah?)
 
Fine, thank you. Baik, terima kasih. 
元気です。 Genki desu.元気 です Genki desu.. ( GEN-kee dess ) (-Kee Dessa GEN)
 
What is your name? Siapa nama Anda?
お名前は何ですか。 O-namae wa nan desu ka? ( oh-NAH-mah-eh wah NAHN dess-KAH? )お名前は何ですかO-namae wa. Nan desu ka? (Oh-NAH-mah-eh wah NAHN Dessa-Kah?)
My name is ____ . Nama saya ____.
 
私の名前は ____ です。 Watashi no namae wa ____ desu.私 の 名前 は です ____ desu Watashi no namae wa ____.. ( wah-TAH-shee no nah-mah-eh wa ____ dess ) (Wah-TAH-Shee no-eh wa ____ Mah Dessa-nah)
 
Nice to meet you. Senang kenalan dengan anda.
始めまして。 Hajimemashite.始めまし て. Hajimemashite. ( hah-jee-meh-MOSH-teh ) (Hah-jee-meh-mosh-teh)
 
Please. Silakan. (request) (Permintaan)
お願いします。 Onegai shimasu.お願い します Onegai SHIMASU.. ( oh-neh-gigh shee-moss ) (Oh-neh-gigh Shee-lumut)
 
Please. Silakan. (offer) (Menawarkan)
どうぞ。 Dōzo.どうぞ. Dōzo. ( DOH-zo ) (DOH-zo)
 
Thank you. Terima kasih.
どうもありがとう。 Dōmo arigatō. Kepala Rumah Tangga どうも ありがとう Arigato.. ( doh-moh ah-ree-GAH-toh ) (Doh-Depkes ah-ree-Gah-toh)
 
You're welcome. Sama-sama.
どういたしまして。 Dō itashi mashite.どういたしまして. DO itashi mashite. ( doh EE-tah-shee mosh-teh ) (Doh EE-tah-Shee mosh-teh)
 
Yes. Ya. 
はい。 Hai.はい. Hai. ( HIGH ) (TINGGI)
 
No. Tidak.
いいえ。 Iie.いいえ. Iie. ( EE-eh ) (EE-eh)
 
Excuse me. Permisi.
すみません。 Sumimasen.すみません. Sumimasen. ( soo-mee-mah-sen ) (Soo-mee-mah-sen)
 
I'm sorry. Maafkan aku.
御免なさい。 Gomen-nasai.御免 なさい. Gomen-nasai. ( goh-men-nah-sigh ) (Goh-pria-nah-sigh)     MODEL RAMBUT HARAJUKU  
 

date
comments

JADILAH REMAJA YANG MEMPUNYAI IMAN DAN TAQWA

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

""hiDup aDaLah piLihan,,, jadi tetaplah semaNgat". HIDUP ITU INDAH

caLender,,